RSS
Tampilkan postingan dengan label Kisahku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisahku. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Februari 2017

Berpikir Kritis Sampai Keritings

Di sela-sela kesibukan kuliah semester kali ini hampir ga sempat nulis di blog. Beberap tulisan yang di posting merupakan hasil curi-curi waktu di sela-sela mengerjakan tugas yang seabrek. Semester ini ibarat titik kulminasi. Bagaimana perjalanan di dua semester ke depan bergantung pada takdir Allah. Hal terpenting adalah berdoa → ikhtiar → berdoa lagi. Doa di awal meminta agar diberikan keteragan hati dalam menerima segala ilmu, ikhtiar dengan sekuat mungkin (read: sampe muak ngelarin semua tugas) dan berdoa lagi untuk hasil yang terbaik.



Anyway busway,

Tulisan ini diinspirasi oleh salah seorang teman saya yang menjadi trending topic yaitu Hekal eh salah ding, Helka maksudnya (read: salah nulis bisa ditaekwondo ama si neng). Suatu malam ketika saya sedang merampungkan tugas analisis jurnal yang akan dikumpul 2 hari lagi, saya mencoba mencari angin segar. Ya, buka sosmed. Hehe. Saat itu, aku membuka facebook dan melihat adanya notifikasi pada inbox. Aku segera meng'klik', mikirnya dari si ehem. Eh rupanya dari si doi alias Helka. Terlibatlah kami dalam pembicaraan yang tidak begitu konyol. Hingga pada suatu ketika saya membalas, "Iya nih, lagi ngelarin tugas analisis jurnal. Terus si doi ngerespon, "ekekekekek,, analisis utk dini mah gampang,, soalnya dini udh terbiasa berpikir kritis,, lha saya, bisa2 kriting mbak ee"...

Bwahahha, tengah malem saat tugas lagi banyak-banyaknya, neng helka malah ngelawak. Emang iya sih ka, abis berpikir kritis, rambut langsung keritings. Otak udah mulai memanas. Haha. Bisa aja kamu ya mencairkan suasana tegang. Yaudah, ini deh dini kasi tau:
"The effect of the inquiry-based learning approach on student’s critical-thinking skills"
Author: Meltem Duran
Giresun University, TURKEY 
ฤฐlbilge Dรถkme  
Gazi University, TURKEY
Received 06 March 2015Revised 14 January 2016 Accepted 22 July 2016 
Eurasia Journal of Mathematics, Science & Technology Education, 2016, 12(12), 2887-2908
doi: 10.12973/eurasia.2016.02311a 
↑↑↑
Mana tau helka bisa ngebantuin. Ya, ngebantuin doa agar dini sehat selalu ya nyiapin semua tugas ini.


Well, of course this word 'critical thinking' is also known as "high order thinking skills" or "creative thinking". Did you ever hear abou that word? Did you know about critical thinking? or even to this question "Do you have a critical thinking skill?"

Alright,
DiPasquale, Mason, & Kolkhorst, 2003 stated that students need to engage not only analytical thinking but also critical thinking. Then, what is analytical thinking?
While analytic thinking enables students to define the similarities and differences in variables and 
tendencies in data. Critical thinking helps them to define the cause of a change in a variable and the effect of one variable on other variables. Those means, while analytical thinking students only need to look over the similarities and/or differences to any variables. Through critical thing, students not only define the similarities and/or differences to any variables but define the cause of a change from a phenomenon and also in order to explain it. Through critical thinking, students can draw upon many different resources in order to explain events and predict outcomes. It means, students can explore by themselves from any references such as books, journals, encyclopedia, magazine or news paper.

Minggu, 19 Februari 2017

SHUT UP Your Mouth

Tulisan kali ini pengen yang to the point aja.
Aku kesel banget deh sama orang-orang yang kerjaannya cuma mengkritik perbuatanku and even my appearance without any clearly reasons. Sebenarnya sih bagus ya, itu tandanya mereka memperhatikanku from head to toe dan bahkan embel-embel kehidupanku. Di satu sisi (read: ambil sisi positifnya) bisa menjadi bahan untuk merefleksikan diri. But, on the other sides, kadang yang ngomong itu juga ga bener kelakuannya. Simplenya gini ya, yang ngomong itu menganggap negatif ke aku sehingga mengeluarkan statement, "eh, kamu ga boleh gitu. Mestinya begini. Bla bla bla dan blaa.." Tapi herannya, yang ngomong itu kelakuannya "lebih" (dalam artian negatif) dari aku. Kok malah dia ngerasa yang paling bener aja kelakuannya.

Helloowww,, teruntuk orang-orang yang begituan.
Saran aku ya, mending itu energi disimpen aja deh. Ga usah ngurusin kehidupan aku yang notabenenya kehidupan kamu juga belum tentu beres. Beresin aja dulu noh kehidupanmu sendiri. Kalau udah beres dan ada waktu luang. Silahkan, baru ngurusin hidupnya orang lain.




Note banget buat para readers, bukan berarti kita ga boleh mendengarkan kritikan orang lain. Ya, difilter dulu deh apa aja kritikannya dan dilihat dulu, siapa yang ngasih kritikan ke kamu, dianya udah bener atau engga. Lagian hidup juga hidup kamu, kamu yang memilih. Kalau hidup ini mesti ngikutin apa maunya orang lain, ga akan ada habisnya dan gak akan ada ujungnya. So, just go on your own choices ya, guys! 


Happy MONey DAY ๐Ÿผ๐Ÿผ๐Ÿผ

Jumat, 10 Februari 2017

Nama Saya Helka, Bukan Hekal

Aku sedang kembali membuka lembar lama, tahun 2014. Ada banyak hal yang mengesankan di sepanjang tahun tersebut. Perkuliahan sudah berada di akhir penghujung untuk mendapatkan gelar Sarjana. Berat, iya! Awal tahun 2014, tepatnya bulan Februari aku seminar proposal skripsi. Kemudian dilanjutkan dengan mengikuti program PPL *mahasiswa pendidikan pasti sudah tau lah yaa..

Aku mendapatkan sekolah praktik di Fatih Girl's School yang lokasinya di Lamnyong. Jarak antara kos-kosan ke sekolah hanya sekitar 200 meter. Eits, tunggu dulu! Aku bukannya ingin membahas kegiatan PPL tapi lebih tepatnya aku ingin menuliskan mengenai salah seorang teman yang PPL di Fatih juga. Ada tiga orang lainnya yang PPL di Fatih yaitu Resa (jilbab hitam) dan Shirin Abla (yang memakai jilbab bermotif dan ia adalah mahasiswi dari Turki. Abla adalah panggilan untuk kakak perempuan dalam bahasa turki) dari pendidikan biologi dan Helka Pratiwi (jilbab biru) dari pendidikan matematika.



Banyak terjadi kisah yang menarik selama aku berteman dengan mereka, tapi yang paling menarik adalah yang bernama Helka. Awal perkenalan adalah pada saat pembekalan pra-PPL di gedung PPL FKIP. Kalaulah yang pertama kali melihatnya pasti kesan yang terbersit pertama kali adalah ia sosok wanita dengan ke-macho-annya. LoL. Bagaimana tidak? Saat itu dia memakai jaket laki-laki yang notabene kalau perempuan biasanya memakai cardigan. Setelah pembekalan, aku pun meminta nomor handphone teman-teman yang lainnya termasuk si "doi". Aku mendengar namanya "hekal" maka aku menyimpan nama kontak di handphoneku dengan nama "Hekal Pratiwi". Aku sempat meng-sms dia dan beberapa kali menyebutkan "hekal". Ketika sms, si "doi" sudah mewanti-wanti bahwasanya "Nama saya helka, bukan hekal". Tapi aku selalu lupa mengubah nama kontaknya. Hingga akhirnya pada saat bertemu langsung dengan wajah yang sedikit kesal, si doi, memverifikasi "Nama saya Helka ya, bukan Hekal". Kalau aku tulis berdasarkan raut wajahnya mungkin kira-kira begini "Nama saya H.E.L.K.A ya, BUKAN H.E.K.A.L". LoL. Ingin tertawa sih, tapi melihat wajahnya yang serius aku pun jadi takut. Enggan menertawakannya. Sejak saat itu pula aku tidak lagi memanggilnya "Hekal" tapi "Helka".

Well, perkenalan yang cukup singkat. Waktu berjalan hari demi hari, kami berada di satu sekolah. Entah kapan akhirnya kami bisa menjadi lebih akrab. Jalan-jalan bareng, makan bareng, nongkrong bareng, nginep di kos-kosan bareng, servis motor juga bareng, banyak deh pokoknya. Mungkin sedikit memanggil memori lama dengan beberapa foto.

Makan mie Razali di Peunayong, Banda Aceh

Ada beberapa hal unik yang akan ditulis di sini, *gapapa ya helka? sambil kedip manjaahh.. 
1. Jangan perhatikan mie. Tapi perhatikanlah yang memakai baju merah. itu adalah si doi alias helka (untuk selanjutnya pada postingan ini, kita akan memanggil helka dengan sebutan si "doi"). Hal yang khas dari si doi adalah selalu memakai baju batik. Kemana-mana pakai baju batik. Bahkan jalan-jalan mau makan mie aja, dia pakai baju batik -____-" Kalaulah ada foto kami yang si doi ga pakai baju batik adalah suatu hal yang luar biasa. *lebay dikit

Jalan-jalan sore ke Kerkof

Nah, loh! Ga salah kan, ini JJS loh.. dia pakai baju batik. LoL. Memanglah dia Cinta Indonesia.

Jalan-jalan sore ke Hutan Kota BNI

Omaigod! Ini juga pakai baju batik, Helka love love banget deh ama batik. Jika kamu scroll down lagi, maka janganlah heran jika koleksi fotoku bersama si doi semuanya pakai baju batik. Menurutku ga ada yang bisa mengalahkan koleksi baju batik punya doi.

Makan Bakso Hendra Hendri

2. Hal unik selanjutnya adalah minuman favorit si doi, jus alpukat dan nutrisari anggur. Eits, satu lagi ding! Sari kacang hijau juga termasuk minuman favoritnya si doi. 

Ulang Tahun Helka di A&W

Pameran di Taman Sari, Posko FLP

Pameran Buku di Gedung Sosial

3. Hal yang khas dari si doi yang lainnya adalah hobinya membaca buku. Inilah pemudi Indonesia yang keren nan beken. Lihatlah foto di atas. Dia begitu antusias memilih buku yang akan dibeli ataauuu.. mau baca gratis, ya ka ? Hehehe.. Bercanda kok. Foto yang di bawah ini juga foto yang candid, doi gatau kalau sedang difoto. Serius amat, ampe gitu ekspresinya. LoL


Acara Bedah Buku bersama Salim A.Fillah

4. Hal lainnya adalah meski si doi terlihat "macho" (salah satu anggota taekwondo, loh.. Mantaappss!) tapi dia seorang yang feminim. Hal ini terlihat dari pose foto si doi di bawah ini:




Masih ada banyak hal unik yang terdapat dalam dirinya.
Aku banyak belajar dari seorang Helka.
Aku belajar bagaimana menjadi seorang pendengar yang baik, seorang helka selalu mendengarkan pembicaraanku tanpa memotong sedikitpun sebelum aku berhenti. Ia mencerna kata-kata yang diucapkan oleh lawan bicaranya. Kemudian, ia barulah akan mengomentari. Dia juga hanya akan memberikan saran jika diminta, tanpa mengganggu privasi tentunya. Warbiyasaahh!!

aku belajar kesederhanaan darinya. Kesederhanaan dalam berpakaian. Helka adalah seseorang yang tidak begitu peduli dengan fashion yang berkembang namun mempunyai karakter fashion tersendiri. Dengan demikian mencerminkan bahwasanya Helka adalah seseorang yang mempunyai karakter. Contohnya seperti si doi yang selalu pakai baju batik meski hijabers sedang menjamur dia tetep aja dengan baju batiknya.

aku belajar menjadi seseorang yang menghargai waktu. Hal hebat dari seorang helka adalah dia hampir tidak pernah terlambat ketika menghadiri suatu kegiatan atau acara. Yaa.. Kecuali motornya 'ngambek' di jalan. Hehe.

Ohya satu lagi.. pastinya aku belajar menjadi seseorang yang punya sense of humor. Jadi inget percakapan dulu ketika jaman PPL, si doi pernah bilang gini, "Kalau diibaratkan, dini itu bentuknya seperti kotak-kotak. Kaku". Langsung deh aku dan si doi ngakak!

Ada banyak hal yang kami lalui bersama, ah.. ingin lagi menghabiskan waktu bersama si doi. Ada hal yang menyedihkan bagiku. Aku tidak bisa hadir di hari bahagianya. Maafkan dini ya, Helka. *baru masuk kuliah ni. Dosennya rajin banget. Hari pertama udah langsung masuk kuliah dan ada tugas minggu depannya. Huhu. Maklum lah ya. Kami masih mahasiswi. Anak kos juga (apa hubungannya coba?)

Setelah melalui perjalanan panjang, demotivated phase juga udah sempat dilalui. Thank you udah percaya sama dini dan menjadi sohib dini.

Akhirnya,,,gelar sarjana udah disandang oleh si doi. CONGRADUATION, my bestiee, Helka Pratiwi, S.Pd ๐Ÿ’š


Semoga ilmunya barokah dan sukses selalu.. Semoga apa yang ingin dicapai setelah mendapat gelar sarjana dapat segera terwujud ya.. Meski frekuensi perjumpaan kita telah berkurang, semoga doa di antara kita tidak berkurang frekuensinya ya.. Semoga silaturrahmi kita tidak pernah terputus hingga Jannah-Nya.. Amiin Ya Rabbal 'Alamiin.

With love,

Diniya, S.Pd
Anak Kos Pondok Arimba
Gegerkalong Girang, Bandung.



Minggu, 27 November 2016

Am I Weird and Dumb, Daddy?

The question of "what is you strength and weakness?" usually appears when you want to apply a job or scholarship. This question is quietly important and also affect your performance score.

Some of us can't answer this question wisely or directly correct. It means that we should find out our potential or focus to our ambition which is you want to achieve. Honestly, i was a little bit confused to answer that question. Why? This is commonly happen to all aspects of my life.

I don't know, do i have any strength on myself? I just think that i have many weaknesses than the strength. One of the case is, when i love and interest to do something, almost my friends don't love or have any interest of it. It looks like what i have done is a weird one. When my friends can do the exam, but i hard to do that. But ya,, I tried my best, huh? I tried so hard and even sometimes i lose my confident to do something. Then I think twice when i want to do something. I am trying to do my best, trying so hard. I ever ask to myself, why my friends seem too enjoy to face the case in their life? 



my senior high school teacher ever said, "I think, you look a lil weird?"
then, i asked him, "what's wrong, Sir? Did i do something wrong? Did I get a bad score? and again?" Suddenly he answered me, "You got the best score among the students. But, these was a difficult exam, actually. Why you can get the best? usually you get bad or even worst. Were you cheat?"
Oh my God. I was shaken by that words. even i was confused. And i answered "Certainly, no, Sir. I did it by myself. I even sat on the first row".
After that, the teacher was set up the meeting with my daddy and talked about my case. 

Daddy said to me, "You are unique. You have your own way to build up your own character. So, just no worries about what your teacher said about you. If you think that's good, then do that. You know what? You can't master all the major because not only you, but all of us has our own limit. If your friends can do something and you can't, it doesn't mean you are the worst. But you are the BEST one when you can do something and all your friends can't do. Once again, it doesn't mean you are weird or dumb, but you can master on the other aspects. Now, your work, finding out your potential, show it off, and be confident. Say to the world, Yes, I proud to myself by being different". 

Thank you dad, you bring my confidence back. Now, i just believe, i can do it. i will try hard and give the best. For the rest, just give it to Allah, who has been set all those things in this universe.

I miss you a lot. Hope, you are on His guidance, always.


From your lovely daughter, 
Diniya

Rabu, 23 November 2016

Waiting For 2017

Ada banyak hal yang ingin dituliskan di blog ini namun masih terkendla waktu dan kadang mood juga zedang naik turun.

Ada banyak hal yang ingin dilakukan di sisa tahun 2016. Kembali membuka lembaran rencana kehidupan yang ingin dicapai. Sudahkah tercapai atau belum. Cross check kembali dan jika memungkinkan diwujudkan sesegera mungkin.

Ada banyak hal yang ingin dicapai di tahun 2017. Semoga harapan yang diinginkan dapat dicapai segera terwujud. Semoga Januari awal tahun 2017 banyak terjadi hal-hal indah untuk dilakukan. Semoga 2 rencana besar bisa dimudahkan urusannya oleh Allah. Insya Allah niat yang baik senantiasa akan mendapat bantuan dari Sang Maha Pemilik semua yang ada di langit dan di Bumi.

Bagaimana dengan para readers? Apakah pencapaian di tagun 2016 sudah terpenuhi semuanya ? Yuukk kita cek and ricek lagi ^^

Minggu, 06 November 2016

Hi November!

Holaa holaaaa...
ngerasa udah lama banget ga nulis blog. Bahkan ada janji yang belum dipenuhi. Huhuhu..




Ga kerasa udah bulan November. Bulan ini musimnya UTS dan bulan Desember musim UAS. Lagi banyak-banyaknya tugas. Makin numpuk aja tugasnya padahal ga ditunda loh.. huwa huwa.. Maaakkk,, semoga anakmu kuat di sini yaaa.. Hidup itu ga mudah. wkwkwkwk

Hari ini itu yaa uts mata kuliah metodologi penelitian. UTSnya mah memang open book tapi soalnya buaanyaakkk aneeet loh, lebih njelimet daripada nurunin rumus fisika. bwahahaha. gatau mau ngeshare apa, karena besok sebenarnya juga UTS dan ada tugas yang mesti dikumpulin. Ditambah lagi ada tugas 2 macem, tambahan.. syukurlah yang 2 lagi udah kelar. Itu juga karena dibantuin sama senior. Smoga senior bisa cepet selesai ya kuliahnya. #modus

Minggu depan UTS matkul asesmen beserta pengumpulan tugas. Tapi yang ngebuat aku tetep excited itu adalah karena minggu depan aku balik Aceh. Hatiku gembira sangat. Ga sabar nunggu minggu depan segera dateng. Ada acara syukuran 7 bulanan kakak yang lagi hamil. Terus juga ada acara resepsi di tempat abang ipar. kyaaaaaa.. pokoknya yang di kepala ini "pulang .. go home.." LoL

Nanti deh ya disambung lagi. Semoga bulan November ini membawa banyak berkah untuk dini, keluarga dini dan semua readers blog diniyaaa.. Thank you banyak-banyak ya udah nyempetin ngebaca blog sederhana ini yang isinya ga jelas. Kebanyakannya mah curcol. wkwkwkwk. Met nyelesaikan tugas dan bagi yang nyelesaikan tugas. Met bobok, semoga aku juga bisa cepet bobok. Hoooaaaaeeemmmm...

Aceh, Aku Pulang

November.
Aku kembali pulang ke tanah kelahiran untuk sesaat. Hatiku begitu gembira. Aku juga melonjak kegirangan. Padahal baru saja 3 bulan aku meninggalkan Aceh tapi serasa 3 tahun telah terlewati.

Aceh..
Kota yang aku tempati selama 23 tahun.
Terlalu banyak kenangan indah yang terjadi dengan banyak orang.
Terlalu banyak memori indah yang ingin aku ingat. Banyaknya hal indah yang terjadi membuatku lupa akan arti kepahitan hidup. Aku belajar menghargai waktu. Menghargai kehadiran orang-orang di sekitarku.

Ketika kuliah bertemu dengan teman-teman seangkatan dan senior. Aku juga menemukan teman yang sejalan dan kami bersama-sama sampai sekarang. Setelahnya malah aku yang menjadi senior dan aku mulai mengenal junior. Aku juga menjadi mentor UP3AI dan aku mengenal junior dari berbagai jurusan. Aku juga mengikuti kegiatan halaqah dan memperkenalkanku dengan teman-teman dari berbagai jurusan pula. Kemudian aku mulai mengajar menjadi asisten lab semakin banyak orang yang aku kenal ditambah lagi dengan adanya mahasiswa perairan dan kelautan yang menjadi mahasiswa yang mengambil mata kuliah lab fisika dasar. PerKegiatan UKM Cendekia di Kampus mengenalkanku dengan teman-teman dari fakultas lainnya. Orang-orang berprestasi penuh di UKM ini. Aku juga terdaftar sebagai ketua infokom di himpunan. Aku menjadi koordinator bazaar yang mengenalkanku dengan dunia luar.. Interaksi dan negosiasi dengan pihak toko buku dan pemilik usaha mengajarkanku bagaimana cara bertingkah laku selain di dunia kampus. Selanjtnya,pernah mengikuti AIESEC tapi gagal untuk berangkat ke Beijing karena harus mengikuti seminar proposal skripsi. Pernah juga mengikuti seleksi PPAN tapi gagal sudah 3 kali. Akhirnya nyerah deh. Hehe. Tapi di sana aku juga bisa mengenal banyak orang.

Pada smester 6, adanya mata kuliah KKN mengenalkanku dengan teman-teman dari beragam jurusan dan fakultas. Selain itu, terjun langsung ke dunia masyrakat tepatnya di Montasik, Aceh Besar membuatku semakin merasa aku adalah agent of change di dunia masyarkat. Aku juga mulai mengerti bagaimana pola pikir dan cara bergaul dalam masyarakat dan yaa.. ini adalah dunia nyata yang mana semua ilmu yang aku dapatkan di dunia perkuliahan akan diaplikasikan. Aku mengenal keluarga baru di sana. Aku merasa aku memiliki banyak keluarga dalam hidupku.

Setelah KKN aku mengambil mata kuliah PPL dan si sini aku bertemu dengan banyak teman-teman hebat. Aku juga mulai mengajar di sekolah MTsN Model Banda Aceh. Aku juga mengajar di Super Bimbel GSC dan magang sebagai manajer keuangan di Genius Twin. Aku juga mulai mencari beasiswa dan aku mengenal banyak orang ketika aku gagal mengikuti beberapa tes beasiswa. Aku juga mengenal beberapa orang teman-teman dari FLP dari helka. Aku juga mengenal beberapa orang teman-teman kakakku. Ahhh... Aceh..

Aceh.. terlalu banyak kenangan yang telah membuatku menjadi seperti sekarang ini. Kejadian yang pernah terjadi telah membentuk kepribadiaanku.

Aceh, aku pulang di Bulan November ini. aku merasa bulan ini adalah bulan yang paling indah meski dihantui oleh tugas perkuliahan dan UTS di kampus. Aku tetap bahagia..


Senin, 24 Oktober 2016

Aku Tidak Ingin Lupa

Impian.
Setiap orang pasti punya impian. mereka juga punya cara tersendiri untuk mewujudkan impiannya. Begitu juga dengan aku. aku punya cara saya sendiri untuk mencapai impianku. Kemudian apa impianku? Impianku adalah menjadi anak yang mampu membanggakan dan mewujudkan impianku sendiri dan impian orang tuaku.

aku telah berada di tahap ini karena dukungan dan doa dari kedua orang tuaku. Mereka tiada lupa mendoakan kesehatan, kesuksesan dan kekuatan bagiku.

Kedua orang tuaku adalah penguat di kala aku merasa lelah di sini. aku akan terus berjuang tanpa mengeluh karena peluh kedua orang tuaku lebih besar demi diriku. Mereka sangat ingin anaknya menjadi seseorang yang lebih baik dari apa yang mereka punya saat ini. Sederhana saja, orang tuaku memiliki profesi sebagai guru. Ayah saya sudah 5 tahun yang lalu pensiun, 2011. Namun Alhamdulillah ayah masih bekerja kontrak hingga akhir 2016 tahun ini. Maka setelah itu, mama yang menjadi tulang punggung keluarga. Mama sangat ingin melihat anaknya menjadi orang sukses. Kakak sudah menjadi dokter dan mama sangat bahagia ketika impiannya tercapai. Kali ini impian mama ketika anaknya sedang melanjutkan studi adalah ia sangat ingin melihatku menjadi seorang dosen di suatu perguruan tinggi.

Mama.. ayah .. aku sedang dalam perjalanan menuju ke sana.
doakan anakmu agar bisa mewujudkan impian kita.
doakan agar aku bisa menjadi anak yang mandiri tanpa harus menyulitkanmu lagi.
aku tahu, mama dan ayah tidak pernah mengeluh tentang apapun.

beberapa persyaratan untuk kelulusan telah aku capai.
kadang aku hampir lupa bagaimana caranya bersenang-senang karena aku harus fokus. aku ingin cepat mewujudkan impian ini.
aku hampir lupa bagaimana caranya berkumpul dengan teman-teman di sini karena aku harus fokus. aku tidak tahu sampai kapan Tuhan memberiku umur. Sehingga aku harus segera mewujudkan impian kita. aku tidak ingin menyesal karena aku belum bisa menjadi anak yang berbakti pada mama dan ayah.

4 tahun aku jauh dari mama dan ayah, kemudian 2 tahun mendatang aku juga tidak bisa berada di samping mama dan ayah demi masa depan. maafkan aku yang terlalu lama bisa berkumpul dan berbakti pada mama dan ayah.

Tuhan, aku tidak ingin lupa, kalau aku harus berbakti kepada orang tuaku.
Tuhan, aku tidak ingin lupa untuk mendoakan kedua orang tuaku.
Tuhan, aku tidak ingin lupa untuk mewujudkan impianku dan kedua orang tuaku. 



Minggu, 18 September 2016

Satu Foto, Puluhan Kenangan

Tanggal 22 September hanya menghitung hari saja. Biasanya pasti akan ada kejutan dari orang-orang terdekat. Tahun ini pasti berbeda sekali dengan tahun sebelumnya. Tidak bersama keluarga, sahabat, dan orang tersayang.

malam ini, aku membuka folder foto. aku menemukan foto-foto yang mengingatkanku pada kejadian saat foto itu diambil. satu foto membawa kembali ingatan pada kenangan yang telah dilalui.






Yang sudah pasti, tahun ini akan sendirian merayakan ulang tahun. hanya mampu memandangi foto. Paling memungkinkan adalah video call. Aku rasa sudah cukup untuk menyembuhkan rindu. Meski tidak bisa mencium dan memeluk orang tua dan sahabat. 

Yang dirindukan pula adalah seseorang yang sudah bersama selama 3 tahun. Hari-hari sedih, sendu, luka, duka, tawa dan bahagia telah kami jalani. dia yang menerimaku apa adanya, dia yang menerima kekuranganku yang tidak pintar memasak layaknya wanita lain, dia yang terus menyemangatiku untuk terus berjuang melanjutkan studi magister di saat beberapa kali gagal mendapatkan beasiswa, dia yang menerimaku di saat aku tidak memiliki pekerjaan, dia yang mengingatku untuk bersabar, dia yang selalu mendorongku untuk selalu tegar, dia yang berada di sampingku saat orang-orang menjauhiku, ahhh.. bagaimana mungkin aku bisa cepat melupakan dia. dia yang telah mencampuri kehidupanku, dia yang telah masuk di kehidupanku. Maafkan aku yang tak bisa membantumu, maafkan aku yang tidak bisa berada di sisimu, begitu ingin aku menemanimu di saat puncak kesuksesan kembali padamu. 

Meski kadang tidak diberikan hadiah, yang paling penting adalah menghabiskan waktu bersamamu, tertawa bersama, bersenda gurau, dan menumpahkan kekesalan denganmu. Ahhh.. ulang tahun kali ini, pasti akan terasa begitu berbeda. Sangat berbeda. Tanpamu, tanpa canda tawamu dan tanpa kejutan darimu. Kutitipkan rinduku untukmu melalui tulisan ini. Semoga sehat selalu, tidak pernah bersedih, dan sukses selalu.   

Rabu, 07 September 2016

A Stranger ?

actually, today  i have no idea. I don't know what i want to write down on my blog. But, today after having lunch, suddenly one word cross my mind. What's that ? Yeaa, it is a lil bit weird idea but i want to write it quite well. LoL.

What kind of thinking cross on your mind when somebody say "a stranger"? 


Hasil gambar untuk stranger


Did you remember when you were child? Your parents often warned you not to go with a stranger. Such words always come from your parents, "When i wasn't with you. Don't go with stranger", or "If i'm not home, do not open the door to stranger". It means that stranger is a person whom we should avoid and being careful to them. Because they are dangerous, will kidnap you or even kill you. Yah, walaupun sampe ada filmya juga kan. Horor gituu. Hahahaha.

Next, i want to classify about the meaning of a stranger. It is just a point of view of mine about a stranger. Almost, we define a stranger is somebody who is not familiar to us. But, on the other hand, a stranger is somebody who knows you a lot but we pretend not to know because of some reasons. You can say it, your ex-boyfriend or ex-girlfriend. And you won't know to each other when both of you meet on the street, just go like a stranger to each other. Am i right?

Suddenly, the stranger comes to your personal life. You don't know where he comes from, what his favorite color, where he lives, what are his belongings, who is his girlfriend or ex-girlfriend, how about his past memories, yes, everything you don't know about the stranger. How if a stranger comes to your life? Then, what will you do ? *purapurahoror



Hasil gambar untuk stranger

Minggu, 04 September 2016

YOU are my Proton Capsule

A bunch of thankful i want to say to the God. ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š





He gives me a chance to live in this Dunya and gives His blessings for me -- family and friends.

In my perspective, "LIFE" is a gift that has been given to me by God. Through the ups and downs, i am pretty sure that i'll find a lesson to learn that will make myself to be a better person.

I hope, even in the past, now and future, each experience--good and bad--makes me grow. Get along with life and surely, things will become easier. I won't survive but i want to thrive. My life is not merely for being a passionate person but compassionate person.

Today, i realize many things. I think it will change my future life perspective, my point of view to something, getting more open minded, being careful and yaaahh.. i am pretty sure next time start from today everything will be different.

My chance for living is just ONCE. Live for today, tomorrow and the next days. Being healthy. Enjoy every moment. Capture the best part of life.

Thank you because you give me lots of paragraph of life, my proton capsule.


Kamis, 25 Agustus 2016

Registrasi Ulang SPs UPI

Tarrraaaaa…
Apa kabar semuanyaaa?? Last postingan mengenai beasiswa ya. Kali ini aku mau share beberapa tempat yang udah aku sambangi. Wkwkw. Gak banyak kok. Tapi di sini pengen menjabarkan dulu mengenai registrasi ulang mahasiswa baru pasca sarjana di UPI.
Tanggal 15 Agustus 2016 tepatnya hari Senin, aku udah bangun jam 5. Ya Allah ini dingin banget sih di Bandung. Rasanya gak usah mandi aja kali ya. Tapi biar gak bau kambing, akhirnya dengan malas aku memanaskan air di magic jar. Ckiki. Berhubung anak kos, magic jar itu adalah tempat masak segalanya. Bisa masak nasi, masak air, goreng telur, panasin ikan dan lain-lain yang dirasa bisa pakai magic jar. Hehe.
Jam 6.30 pagi, aku udah siap sih sebenarnya, tapi berhubung lapar jadinya beli bubur ayam yang harganya cuma 4000 rupiah aja. Hehe. Murah amat!  Jam 6.40 aku mulai berangkat ke kampus yang menghabiskan waktu sekita 10 menit. Jadinya aku tiba di kampus jam 06.50 wib. Jam 7.30 aku ke bagian Direktorat Akademik dan mulai melakukan pendaftaran. Wahhh… gak disangka-sangka ketemu temen-temen dari Aceh yang ga sengaja pada kompakan pake hijab pink. Gak janjian loh padahal. Hehe.


Dari sebelah kiri, ada Suci Rahmi dan yang di tengah dek Fitra. 

Senang banget loh melihat para staf UPI yang ramah. Meskipun udah dtanyain berkali-kali tetap dengan sabar menjawab dan melayani para mahasiswa pasca sarjana. Emanglah si bapak dan ibu, woles amat.

Kita diminta untuk mengisi formulir pendaftaran, formulir infaq masjid, dan surat pernyataan bebas narkoba. Setelah itu, kami menuju ke lokasi pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM). Jadi mahasiswa lagi deh. Hehe. Eh ini foto di KTM akhirnya lumayan ketimbang foto di SIM dan paspor. -_______-“ makasi ya teteh, kamu paling mengerti aku.

 Kartu Tanda Mahasiswa


Ohya, ini juga dapet KRS. Semester pertama dimulai dengan 14 SKS. Yeay, Semangaaddhh!!!



Kegiatan berikutnya itu, kami mendapatkan sosialisasi dari Lurah Awardee UPI mengenai tata cara pengisian simonev dan pertanyaan-pertanyaan terkait dana beasiswa. Kerasa banget kekeluargaannya. Jadi ngerasa ga sendiri.

Tanggal 17 Agustus 2016, kita barengan dari UPI ke rumahnya Pak Camat Bandung Raya di Komplek Mega Asri. Di sini kegiatannya seru banget. Iya, seru makan-makannya, Teh Ana, Teh Jessy dan Kang Al ngebuatin empek-empek, trus ada brownies dan buavita. 


Seru banget deh pokoknyaa.. :D

Rabu, 10 Agustus 2016

Berangkat Studi

Sebelum berangkat studi ke Bandung sedih banget harus pisah sama keluarga. Ini baper karena baru selesai sakit. Soalnya selama sakit dimanja banget sama mama, ayah, kakak, sama bibi. Pokoknya baper banget sebelum berangkat. Acara nangis-nangisan udah pasti. Gak bisa ditahan. huhu.




Tanggal 9 Agustus udah di Banda aceh dan meet up sama temen-temen. Sebenarnya sedih banget pisah sama mereka dan harus sendiri di Bandung.



Mau ucapin makasi buat keluarga pastinya yang selalu mendukung aku. Teman-teman terdekat aku, tia rere nurul dan uci dan adek-adek leting fisika yang udah inget sama kak diniya. Ada dek husnul, dek devi, dek diah makasi ya hadiah bukunya, dek yola yang kakak tunggu kabar sidangnya, Zila customer setia lipgloss, dek wahyuni HTB mantan adek kos 04 Darusalam, wkwkwk.

ucapan dari Kak Aruni tersayang

ucapan dari Dek Diah 

ucapan dari Dek Husnul kece

ucapan dari Winda yang udah di ITB

ucapan dari Rere, pastilah inget kalian yang kocak. hihi

ucapan dari Tya, doain dini selalu ya gadisku.

ucapan dari dek Yola

ada banyak lagi yang gak bisa disebutin satu-satu, ada dari keluarga Djakfar dan teman-teman lain. doain diniya selalu yaaa.. :) Makasi buat smua yang udah mendukung diniya.

Kuliah Magister ?

Holaaaa..
Lama banget nih ga nulis di blog. Beberapa hari yang lalu sempat opname di rumah sendiri. hihi..
Kali ini aku mau ngebahas apa ya? Ini sih sebenarnya,, jadi gini. Di postingan sebelumnya kan para readers udah tau ya kalo aku itu penerima beasiswa LPDP. Ada beberapa hal yang mau aku sampaikan sih. Ceileeee.. Bukan mengenai tips dan trik mengenai lulus LPDP. Karena kalo mengenai tips lulus LPDP pasti udah banyak yang nulis. bahkan tulisannya lebih bagus dari aku punya. Di sini aku cuma bilang sesuatu. Tarrraaaa... sekarang udah nyampe di Bandung dan READY untuk melanjutkan studi. walaupun sebenarnya belum ready banget sih. Karena buku masih belum ada, jadi ngerasa belum PD aja. 

Pertama,
Banyak yang bilang "Keren banget sih awardee alias penerima beasiswa LPDP", "Toefl aku gak segitu, gak sehebat kamu!", blah blah blah .. Sebenarnya yang ngomong tau gak sih? Kami sekolah pake uang negara dan pastinya TANGGUNG JAWAB kami sebagai penerima beasiswa jauh lebih besar dari kalian yang kuliah pake beasiswa dari orang tua. Negara udah banyak banget ngeluarin dana buat satu orang awardee aja, yang dalam negeri aja untuk 2 tahun bisa mengeluarkan dana ratusan juta. Then, kalo kami gak ngasih apa-apa buat negara, buat apa kami di sekolahin? RUGI banget kan! Tanggung jawab itu bukan main-main loh. At least, kami harus rajin nulis artikel, gabung di organisasi kampus, atau sekitarnya, ikut konferensi atau seminar yang ujung-ujungnya gimana caranya, negara gak sia-sia membiayai kami sekolah. Aku pengen banget nanyain, yang mau lanjut kuliah magister sih banyak, tapi coba tanyain, "mau ngapain aja selama kuliahnya?" pasti cuma ngejawab, "ya kuliah, jadi dosen, emang mau ngapain lagi?" Coba deh pikir, ya kalau gitu jawabannya, keuntungannya semua untuk diri kamu sendiri kan? Pernah ga mikir buat negara atau apa sih yang bisa aku kasih ke negara? Nah, itu dia! Kami penerima beasiswa LPDP, ngerasa banget punya tanggung jawab buat negara. Yang gak cuma kuliah doang, tapi kita pengen punya sesuatu yang bisa  dikasih ke negara gak cuma mikirin diri sendiri. Trus timbul pertanyaan lagi, "Seribet itu, jadi kok mau sih ngambil beasiswa LPDP?", Jawabannya, "Karena aku kuliah pake uang negara dan masyarakat Indonesia jadi aku pengen berguna buat negara, pengen sesuatu yang bisa aku kasih ke masyarakat Indoneisa". Simple banget di mata orang lain kayak yang udah aku bilang di awal, padahal enggak. Tapi ini udah keputusan aku and I'M READY for that, Insya Allah!

Kedua,
Keren apanya sih jadi awardee LPDP? Ada sebagian teman-teman aku yang ngerasa gak PD kuliah magister pake uang sendiri dan malah anggap awardee LPDP ini keren. Aku malah heran dengernya, "Kalian malah LEBIH KEREN dari aku". Kenapa ? Aku salut banget sama mereka yang bisa kuliah pake uang sendiri, survive buat ngebayarin uang kuliah pasca sarjana yang menurut aku tingkat di Indonesia gak ada yang murah.  Ada yang sambil ngajar, sambil kerja part time yang mungkin kayak jadi waitress, abang doorsmeer, dan lainnya. Mereka ngebuang semua gengsi mereka cuma demi bayar uang kuliah. Jangan salah loh, ada juga yang gak mau kerja part time gitu karena gengsi "Aku kan mahasiswa pasca sarjana". Makanya aku ngerasa, temen-temen aku yang berjuang nyari duit buat kuliah magister jauh lebih KEREN dan HEBAT dari aku yang cuma penerima beasiswa yang tinggal kuliah doang, SPP dan semua-muanya udah dibayarin. Karena itu, balik lagi ke yang pertama tadi udah aku bahas, karena biaya kuliah kami udah dibiayai, kami harus punya sesuatu yang bisa dikasi ke masyarakat luas. Logikanya nyambung kan ya ? 

Ketiga,
Dimana pun kuliahnya menurut aku sih gak masalah. Karena di point of view aku, yang penting kita bisa bermanfaat dimana pun kita berada. Rasulullah aja udah bilang kan
ุฎَูŠْุฑُ ุงู„ู†ุงุณِ ุฃَู†ْูَุนُู‡ُู…ْ ู„ِู„ู†ุงุณِ
"Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia" (HR Ahmad Tabrani)

Rasulullah gak bilang kok kamu harus kuliah di sini dan di situ baru bisa jadi orang yang bermanfaat. Gak kan ? So, gak masalah dimanapun kamu kuliah, kamu berada, yang penting adalah menjadi seseorang yang bisa bermanfaat buat yang lain. Lagian yang namanya rejeki kan juga beda-beda diatur oleh Allah. Nah berbeda-beda ini, bisa berbeda tempatnya, jumlahnya, dan kualitasnya. Semuanya bergantung dengan usaha kita sendiri. Gimana? Setuju ? Sekarang jalani apa yang udah ada, perbanyak syukur juga, biar ditambah nikmatnya sama Allah (QS Ibrahim ayat 7)

So, Mau kuliah magister pake uang sendiri juga HEBAT menurut aku dan yang kuliah magister pake uang negara juga HEBAT. Semua ada tanggung jawabnya masing-masing kok. Well, clear banget kan? 

Sabtu, 09 Juli 2016

My Official Online Shop - Septembershop92

Selamat malam para readers.

Aku mau nulis mengenai online shop yang insya Allah akan aku kelola bersama satu orang pegawai. Awalnya bisnis kecil-kecilan ini berawal dari pemakaian produknya secara pribadi. Aku sempat mengalami keadaan bibir menghitam akibat pemakaian lipstik yang salah. Ternyata aku baru tau loh ada lipstik yang memakai merkuri bukan hanya krim wajah saja. Trus ada temen yang nawarin lipgloss yang dapat mengurangi warna bibir yang hitam. Ternyata setelah pemakaian selama 2 bulan, warna bibirku yang hitam perlahan berkurang menjadi warna bibir yang dulu walaupun gak sepenuhnya bisa merah kayak dulu lagi. huhu.

Aku memutuskan untuk melakukan pemesanan sendiri langsung ke distributornya yang di Jakarta. Temen-temen deketku juga pesan barengan sama aku. Lama kelamaan akhirnya temen-temen lain pada nanyain pake lipstik apa. Akhirnya teman-teman pada pesan sama aku. Aku baru meresmikan online shop ini dengan resmi di tahun ini.  

ini aku mau kasi link instagram online shopku ya:
https://www.instagram.com/septembershop92/
For order:
Line : septembershop92
WA  : 0852 7043 4200
BBM : D0563329
BNA - Bandung FREE Ongkir

Ohya nama OS ini juga ga jauh beda dengan nama blog aku, Septembershop92. Angka 92 adalah angka kelahiranku. hehe. Adapun produk yang dijual adalah produk kecantikan dari dokter spesialis Supijati.

Produk yang BEST SELLER adalah lipglossnya. Tapi, ada juga beberapa produk lainnya yang dijual seperti facial foam, whitening cream, face toner, cleansing milk, serum wajah, anti wrinkle, eye bag serum dan lainnya. Teman-teman bisa cek di IG kita yaa.. bisa coba belanja juga. Berikut gambar di bawah ini adalah barang yang kita jual, 3 buah whitening cream, 6 facial foam dan 20 lipgloss. untuk whitening cream dan facial foam udah ga ready lagi, udah habis. Sisa 15 lipgloss lagi.




Kalau saya ownernya, rekom banget sama lipgloss supijati ini karena bisa melembabkan bibir dan menjaga warna kulit bibir serta kandungan SPF pada lipstik dapat mencegah bibir kering akibat paparan sinar matahari. Di bawah ini, aku juga upload contoh lipgloss beserta nomor BPOMnya. Bisa dicek yaa..



Ohya, aku juga mau sampein, bahwasanya produk supijati ini sudah terdaftar di BPOM. Jadi ga usah khawatir mengenai kandungan yang ada di dalamnya. Insya Allah aman. 

Jangan lupa diceki-ceki ya IG kita 'Septembershop92' mana tau minat dan coba belanja produknya. Thank you, ladies cantik :)




Kamis, 07 Juli 2016

Edisi Lebaran 2016

Assalamualaykum..
Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin wal Faidzin. Mohon Maaf Lahir Batin yaaa buat semua para readers.

Gimana lebaran tahun ini? Ada yang beda ga? Kalo penulis sih, gak ada yang beda nih kayaknya. Eh  ada sih yang beda, bedanya lebaran kali ini personil keluarga nambah dua. Mamaku udah ada menantu (baca: suami kakak alias abang ipar) dan calon debay ponaan aunty dini ^^


Senengnyaaaa.. Insya Allah tahun depan bakalan ada ponaan.
Writer mau ceritain hari pertama lebaran itu adalah kemarin tgl 6 Juli 2016 bertepatan dengan hari Rabu. Paginya kami sekeluarga solat Eid Fitri di Mesjid Aulia Gampong Paloh Igeuh. Kira-kira 10 menit perjalanan, jam 8 pagi mulai solat dan kami pulang jam 10 pagi. akunya langsung pulang ke rumah nemenin ibu hamil alias kakakku. Jam 10.30 wib, bibi kami datang berkunjung ke rumah. Jam 11an mama dan ayah baru pulang dari rumah guru ngajiny mama sama ayah. Baru deh kami sungkeman. Heheh
Jam 12 kami pulkam sama bibi, paman, aku, mama dan 3 orang anaknya bibi. 

Yaelaaa.. Nyampe kampung, wainiii syukur jugaa. aku udah gede masih dapet jatah THR dari nenek sama paman. Mayaaaannn kumpulin duit buat tiket berangkat ke bandung atau dijadiin modal jualan lagi. Wkwkwkwk.. Tapi, berhubung akunya udah gede, gantian dong yaaa ngasi THR, ya walaupun dikit dari hasil penjualan slama ni, yang penting pada dapet THR. Wkwkw..

Kami baru balik rumah jam 9 malem. asli gempor banget dah ini badan semuanya. Nyampe rumah, mandi langsung tidur, baahhhh.. Lelahnyaaa.. Tapi seru bisa ketemu para cilik-cilik. Lebaran kali ini kompak pake pink dehhh. Hihi.


Lebaran kamu gimana ? Share doonggg

Senin, 13 Juni 2016

Menu Takjil

Helloo. Readers!
Udah pada pulang solat terawih pasti donk.. semalem aku ga sempet posting deh menu takjil yang sempet aku buat. Hihi.. malemnya sibuk goreng pisang adabi sihh.. tapi gagal. Huhu

Okay, sebelum ngebahas lebih lanjut mengenai menu takjil, ada satu jenis minuman yang gak boleh ketinggalan itu adalah es pepaya cincau. Mungkin yang pernah buka IG aku, udah pernah liat ya postingannya. Always everyday, mesti buat itu. Karena ternyata cincau itu banyak banget loh manfaatnya. Aku juga baru tau kalau cincau ternyata terbuat dari daun. Kok bisa sih? Hmm.. bentar lagi bakalan aku tambahin referensinya yaa..



Kalau untuk makanannya gak ada yang spesial sih, yang penting makan. Tapi kami seringnya masak di rumah. Taaaarrraaa.. kali ini masak sama mama buat takjil. Kalau kami menamakannya Lupis Pisang. Makanannya terbuat dari beras ketan dan kuah santan yang dikasi isian pisang. Fotonya entar pas update pake PC aku insert ya.. ini ngeblog pake tab sih, jadi kurang ngerti. Wkwkwk.


Mungkin temen-temen udah pada tau kali ya lupis pisang ini, atau beda daerah beda namanya ya? Makanan ini terbuat dari beras ketan yang dimasak tapi tidak terlalu matang. Kemudian ditutup 15 menit. Setelah itu bungkus dengan daun pisang. Inget, daun pisangnya gak boleh yang kaya bungkusan nasi. Tapi daun pisang yang warnanya muda dan masih lembek tekstur daunnya kalau dipegang. Setelah dibungkus, dikukus sampai matang. Selanjutnya untuk kuahnya, like usual masak kuah yang bersantan. Ada santan yang dimasak, kemudian tambahkan daun pandan agar wangi. Kalau teman-teman mau pake isian bisa pake nangka atau pisang. Sesuai selera. Selamat mencoba!

Selain Lupis Pisang, kami juga sering masak kuah sayur yang notabenenya gatau apa namanya, yang penting kuah sayur campur pake sambal terasi. Favorit banget sih sebenernya. Cuma ya .. kalo udah buat itu, si mama pasti mesti bolak-balik ke kamar mandi. 



Alright, sebenernya aku gak pinter banget masak. Kalau dtanya resep kebanyakan masakanku itu ya campur-campur bahan aja, asal sesuai sama lidah. Yowes, makan dan telan. Sadis banget ini! Hahaha..

Sekian dulu, semoga bulan puasa kali ini gak hanya meningkat ibadahnya tapi juga meningkat pula skill memasaknya.. hihi..